Tips Perjalanan & Budaya: Festival Asia

Perkenalan

Liburan dan festival adalah salah satu cara terbaik untuk merasakan budaya. Asia adalah wilayah yang luas dengan beberapa tradisi dan agama yang berbeda. Daftar ini akan membantu Anda merencanakan perjalanan Anda seputar perayaan paling populer di Asia sehingga Anda dapat memaksimalkan perjalanan Anda!

Losar – Tahun Baru Tibet

Losar, atau Tahun Baru Tibet, adalah perayaan dua minggu yang dimulai pada hari pertama bulan pertama kalender Tibet. Tahun ini jatuh pada tanggal 17 dan 18 Februari.

Tahun Baru Tibet juga dikenal sebagai Losar, yang berarti “tahun baru” dalam bahasa Tibet. Pada saat ini orang-orang mengunjungi teman dan anggota keluarga untuk memberi mereka hadiah seperti uang atau makanan seperti biji-bijian jelai dan teh mentega (sejenis teh asin). Mereka juga mengunjungi biara-biara berdoa untuk umur panjang dan kesehatan yang baik sebelum kembali ke rumah untuk berpesta bersama orang-orang terkasih

Festival Air – Laos

Festival Air diadakan di Laos setiap tahun pada hari ketiga bulan kesepuluh lunar. Selama festival ini, orang-orang menari mengikuti musik tradisional dan memakan kue ketan. Mereka juga saling menyiram air sebagai bagian dari ritual yang melambangkan pembersihan dosa dan nasib buruk.

Nama festival ini berbeda-beda tergantung ke mana Anda pergi: Di ​​Thailand disebut Songkran; di Kamboja disebut Chaul Chnam Thmey; di Vietnam, Festival Vung Tau; sedangkan di Myanmar (Burma), Festival Thingyan dirayakan dengan banyak adu air!

Festival Songkran – Thailand

Festival terpenting di Thailand adalah Songkran, yang berlangsung pada tanggal 13-15 April setiap tahun. Kata “songkran” berarti “menuangkan air”. Ini adalah waktu bagi para peziarah untuk mengunjungi kuil dan keluarga untuk berkumpul kembali.

Puncak dari perayaan tiga hari ini adalah pertarungan air sepanjang hari! Masyarakat Thailand percaya bahwa saling menyiram air akan menghilangkan nasib buruk dan membawa nasib baik untuk tahun depan. Banyak wisatawan yang hadir juga karena ini adalah kesempatan besar bagi mereka untuk merasakan langsung sesuatu yang unik tentang budaya Thailand!

Festival Tango Tahr – Tiongkok

Festival Tangy Tahr dirayakan di Tiongkok pada hari ke-15 bulan ke-7 kalender lunar Tiongkok. Ini adalah waktu bagi masyarakat untuk berdoa demi kesehatan dan panen yang baik, serta merayakan keberhasilan mereka dalam bertani dan beternak.

Festival ini berlangsung selama musim panen, ketika para petani bekerja keras untuk memanen hasil panen mereka sebelum musim dingin tiba. Mereka berdoa agar mereka memiliki sisa makanan yang cukup setelah membayar pajak dan melunasi hutang sehingga mereka dapat bertahan hidup melewati musim dingin tanpa kelaparan atau mati kedinginan (yang tentunya sangat buruk).

Festival Lentera Musim Semi – Taiwan

Festival Lentera Musim Semi, juga dikenal sebagai Tahun Baru Imlek, adalah perayaan tradisional akhir musim dingin dan datangnya musim semi. Festival ini dirayakan pada hari ke 15 bulan lunar pertama (biasanya bulan Februari).

Festival ini melibatkan menyalakan lentera, makan kue bulan, dan menonton tarian naga. Perayaan ini berlangsung di seluruh Tiongkok namun paling terkenal di Taiwan dan telah menjadi acara tahunan yang menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya.

Upacara Bola Api Naga – Myanmar

Upacara Bola Api Naga, sebuah festival yang diadakan pada awal Mei, memperingati kemenangan raja naga atas naga berkepala sembilan. Ini adalah salah satu festival paling penuh warna dan menarik di Asia!

Acara utamanya adalah parade tahunan melalui pusat kota Taunggyi yang menampilkan penari, pemusik, dalang, dan penari api. Grand final berlangsung pada malam hari ketika ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan kembang api melesat ke langit dari perahu kecil yang mengapung di sungai.

Jika Anda berencana mengunjungi Myanmar selama periode ini, jangan sampai melewatkannya!

Festival Kue Bulan – Malaysia, Singapura dan Indonesia

Festival Kue Bulan adalah festival tradisional Tiongkok yang menandai musim panen. Itu dirayakan pada hari kelima belas bulan kedelapan dalam kalender lunar, yang jatuh antara bulan September dan Oktober dalam kalender kita. Festival ini juga dikenal sebagai Festival Pertengahan Musim Gugur, Festival Harvest Moon atau Zhongqiu Jie dalam bahasa Mandarin (berarti “Hari Pertengahan Musim Gugur”).

Kue bulan adalah makanan yang populer pada masa ini karena disantap saat perayaan anak-anak yang telah lulus ujian dan pulang sekolah untuk berlibur – sebuah tradisi yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu! Mereka dianggap membawa keberuntungan dan keberuntungan bagi mereka yang memakannya pada acara khusus ini.

Festival Perahu Naga – Cina, Vietnam, Taiwan dan Hong Kong. . . . . . . . . . . . . . . .

Festival Perahu Naga adalah festival Tiongkok yang dirayakan pada hari ke 5 bulan ke 5 penanggalan lunar. Ini memperingati kematian Qu Yuan, seorang penyair patriotik yang tenggelam dalam keputusasaan atas kekalahan negaranya di tangan tentara penyerang.

Di beberapa daerah, disebut juga Festival Duanwu (端午节). Istilah “Duanwu” secara harafiah berarti “memulai lagi”, menandakan pembaruan setelah pembersihan musim semi dan persiapan menghadapi musim panas (misalnya, menanam tanaman).

Kesimpulan

Kami harap Anda menikmati daftar 10 festival Asia teratas kami. Masih banyak lagi yang bisa ditemukan dan dialami, namun ini adalah beberapa perayaan paling ikonik yang menampilkan keragaman budaya di wilayah ini. Jika Anda merencanakan petualangan keliling Asia atau hanya ingin tahu apa yang terjadi pada liburan Anda berikutnya di sana, lihatlah panduan praktis kami!