Mai Thai: Pengalaman Budaya yang Cocok Untuk Raja Thailand

Perkenalan

Bangkok adalah ibu kota Thailand, negara yang terkenal dengan masakan uniknya. Kota ini sendiri merupakan tempat berkumpulnya budaya dari seluruh dunia, jadi tidak mengherankan jika ada begitu banyak tempat makan menyenangkan untuk dicoba setiap hari. Namun ada satu restoran yang menonjol dari yang lain: Mai Thai, yang telah dianugerahi bintang Michelin dan bahkan menyelenggarakan kelas memasak yang diajarkan oleh kokinya sendiri!

Mai Thai adalah satu-satunya restoran berbintang Michelin di Thailand.

Mai Thai adalah satu-satunya restoran berbintang Michelin di Thailand. Terletak di Bangkok, ini adalah restoran mewah yang menyajikan masakan tradisional Thailand dan berspesialisasi dalam hidangan makanan laut. Koki di balik Mai Thai adalah Ian Kittichai, yang membuka restoran tersebut setelah menghabiskan waktu bekerja di Jepang dan Prancis.

Ian Kittichai lahir di Bangkok tetapi dibesarkan di Australia; dia pindah kembali ke Thailand ketika dia berusia 25 tahun. Setelah lulus dari sekolah kuliner di Le Cordon Bleu Sydney, ia bekerja di bawah bimbingan chef seperti Paul Bocuse (koki Michelin bintang tiga) dan Joel Robuchon (koki Michelin bintang tiga lainnya). Selama bekerja di sana ia mendapatkan beberapa penghargaan atas keterampilan memasaknya termasuk Best Chef Thailand 2008 oleh Gault Millau Guidebook dan Best Restaurant Award oleh Asia's 50 Best Restaurants 2010/2011/2012/2013/2014/2015/2016

Semua sayuran dan buah-buahan ditanam di kebun mereka sendiri.

Semua sayuran dan buah-buahan ditanam di kebun mereka sendiri. Sang koki menanam semua produknya secara organik, dan ini merupakan suatu kebanggaan baginya karena ia mampu menciptakan lingkungan di mana segala sesuatunya tumbuh subur.

Ini berarti Mai Thai dapat menggunakan bahan-bahan yang lebih segar dibandingkan restoran lain di kota ini–dan Anda dapat merasakan perbedaannya!

Menu berubah setiap hari karena ketersediaan bahan.

  • Menu berubah setiap hari karena ketersediaan bahan.
  • Mai Thai adalah restoran yang dikelola keluarga, dan mereka menanam sayuran sendiri di kebun belakang. Inilah sebabnya mengapa Anda akan sering melihat bumbu dan rempah segar di piring Anda di tempat ini!
  • Kokinya berasal dari Thailand, jadi Anda dapat mengharapkan makanan asli Thailand dengan sentuhan unik di sini.

Setiap hidangan disajikan dengan segelas air dari sungai terdekat.

Di Thailand, air adalah simbol kehidupan dan kemurnian. Dipercaya juga bahwa meminum air dari sungai dapat membantu membersihkan pikiran dan hati, serta memberikan pembersihan spiritual.

Saat Anda memesan makanan di Mai Thai, makanan tersebut dilengkapi dengan segelas air dari Sungai Mae Klong di dekatnya. Ini bukan sembarang air keran; itu telah diberkati oleh para biksu yang tinggal di dekat restoran (dan terkadang bahkan muncul secara langsung). Ketika mereka tidak memberkati makanan atau melayani pelanggan sendiri, para biksu ini dapat ditemukan sedang bermeditasi di perahu mereka bersama dengan hewan peliharaan mereka – termasuk kucing dan anjing!

Koki mengundang penduduk setempat ke dapurnya dan mengajari mereka cara memasak hidangan dari negara asalnya.

Koki mengundang penduduk setempat ke dapurnya dan mengajari mereka cara memasak hidangan dari negara asalnya.

Kokinya berasal dari Thailand, tetapi restorannya ada di Inggris.

Restoran ini menawarkan lokakarya tentang budaya Thailand, termasuk kelas memasak di mana pengunjung dapat belajar cara membuat pasta kari dan lumpia sendiri dengan bahan-bahan yang ditanam di kebun mereka sendiri.

Lampu gantung restoran ini dibuat dengan tangan menggunakan koin perak dari seluruh dunia.

Banyak sekali hal yang bisa dilihat di Mai Thai. Lampu gantung restoran dibuat dengan tangan menggunakan koin perak dari seluruh dunia, dan digantung di langit-langit sebagai simbol perjalanan pemilik Chai Sirisute. Koin-koin tersebut dikumpulkan selama dia tinggal di luar negeri seperti Australia dan Selandia Baru, tempat dia belajar tentang berbagai mata uang. Lampu gantung ini memiliki lebih dari 100 mata uang berbeda – termasuk dolar Australia, uang gila Kanada, pound sterling Inggris, dan bahkan baht Thailand!

Fakta bahwa lampu gantung ini tidak digantung dengan kabel melainkan tali menunjukkan betapa banyak usaha yang dilakukan dalam pembuatannya–dan menjadikannya lebih mengesankan daripada sebelumnya!

Mai Thai juga menyajikan beberapa koktail gila.

Mai Thai juga terkenal dengan koktailnya. Menu minumannya merupakan perpaduan kreasi klasik dan inovatif, semuanya dibuat dengan bahan-bahan lokal seperti kemangi Thailand dan serai. Para bartender bangga dengan kemampuan mereka menyajikan setiap koktail dalam gelas ramah lingkungan yang dibuat oleh saudara koki, yang bekerja di studio peniup kaca di Chiang Mai. Koktail ini diberi nama sesuai nama anggota keluarga koki: cobalah “Mom”, yang disajikan dengan daun mint di atasnya untuk menambah kesegaran! Jika Anda mencari sesuatu yang berbeda namun tetap familiar (dan lezat), cobalah salah satu koktail khas mereka dengan rasa seperti mangga atau leci.

Menu makanan di Mai Thai menyajikan makanan pokok tradisional serta sentuhan modern pada hidangan klasik dari seluruh wilayah Thailand–Anda akan menemukan segalanya mulai dari kari hingga mie di sini!

Mengonsumsi makanan lokal adalah satu hal, tetapi menjadi hal yang berbeda ketika Anda dapat berbicara tentang dari mana asalnya dan bagaimana makanan itu dibuat secara mendalam serta memakannya!

Mengonsumsi makanan lokal adalah satu hal, tetapi menjadi hal yang berbeda ketika Anda dapat berbicara tentang dari mana asalnya dan bagaimana makanan itu dibuat secara mendalam serta memakannya!

Makanan Thailand adalah pengalaman rasa dan budaya. Orang-orang Thailand terkenal dengan keramahtamahannya, jadi ke mana pun Anda pergi di Thailand, Anda akan disambut dengan tangan (dan mulut) terbuka.

Kesimpulan

Jadi jika Anda mencari pengalaman budaya dan ingin mempelajari lebih lanjut tentang kuliner Thailand, inilah tempat yang tepat untuk Anda. Kokinya bersedia mengajari siapa saja yang ingin belajar memasak!